Gio layaknya seorang turis asing, lengkap dengan RIBBENnya, Doank menunggu cewek lewat sambil menyengir dan melempar senyum.. Gandes hanya teresnyum kecut karena tukang cendol yang ditunggunya tak juga lewat
"Cendol..Cendol.."
"Edo...Tukang Cendolnya mana ni? Gw udah haus", kata Ditonk kepada Edo
"Tonk, itu lo ada tukang bakso lewat, beli kuah bakso aja mau ga?", Edo njawab Dhitonk..
"Jadi gitu ceritanya, tadi aku liat Tukang Cendol ketabrak truck di perempatan depan", Avy menjelaskan kepada teman-temannya.."Kasian yaaa..", sahut Nita..
"Iyaaa.. kasian...", Gio menimpali..
"Terus mati vy?", tanya Doank..
Mike hanya mendengar keheranan..

"Tenang nita, nanti Abang beliin es ya.. ", Sanjay memflirting Nita dan menghiburnya..
Akhirnya kami tetap tertawa bersama karena kami adalah SATU KELUARGA..
SATU DALAM SANGSAKA..

